PS: Posting ini seharusnya sebelum posting ttg ketiga anakku yang terdeteksi thypus.
——————————
Dear all,
Sebetulnya saya mo sharing soal ketiga anak2 saya yang ternyata setelah periksa darah, 2 dari 3 anak (Aurel dan Andre) positif Thypus, tapi saya pikir nanti aja deh kalo ada waktu. Rasanya ada yang menggerakkan hati saya untuk share cerita ini.
Teman-teman…
Belakangan ini kalau kita perhatikan sekeliling kita, makin banyak orang yang semakin terpuruk hidupnya, tidak lagi sanggup untuk bahkan membeli sebungkus nasi untuk membantunya bertahan hidup dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya dirumah.
Masih ingat kasus tukang gorengan yang di kompas beberapa hari yang lalu ? yang karena tidak sanggup lagi membeli bahan untuk modalnya berjualan (Modalnya Rp 50.000, tapi hasil jualannya hanya Rp 35.000 duh, kasihan sekali yah).
Alih-alih menghidupi keluarganya, modalnya aja sudah tidak memungkinkan dia untuk membeli kembali tempe, tahu, minyak tanah, terigu, minyak goreng dan sayur2an yang harganya makin hari makin membengkak. Dia akhirnya memilih mengakhiri hidupnya dengan BUNUH DIRI… (duh, sungguh sedih hati saya membacanya).


